Sebuah cerita dari "si paling insecure"
Hai, aku kembali buat typing personal experience lagi. Aku mau berbagi bagaimana lika-liku aku yang awalnya 'bodoh amat' menjadi super insecure dan berujung mencoba kembali 'bodoh amat upgrade ver.' Kembali ke tahun 2012 waktu aku lulus SD dan masuk SMP, aku (merasa) punya kepribadian yang tidak memikirkan apa kata orang. Aku punya prinsip selama aku tidak melukai atau merugikan orang lain, aku tidak peduli bagaimana orang-orang melihat tingkah laku ku. Hal itu terbawa sampai aku lulus dan masuk SMA. Bahkan di kampung juga aku terkenal dengan sikap yang serupa, aku berpakaian senyamanku, bermain dengan laki-laki dan perempuan. Waktu itu bermain bersama lawan jenis bukan hal yang dianggap bagus apalagi untuk anak SMP-SMA. Tapi yaudah mereka teman-temanku, aku bisa bermain dengan siapapun. Aku cukup terkenal sebagai pribadi yang punya banyak teman, baik teman seangkatan, kakak tingkat sampai adik tingkat. Waktu SMP aku juga berkesempatan menjadi perwakilan kota ku untuk ...