Share part 1

Assalamualaikum.
Hey yooooooo!!!!!!!

it's been a long time setelah post terakhir.
jadi kali ini aku mau buat "Share".
"Share" ini bakalan ada setiap minggu, isinya bakal super random, tergantung mood dan keadaan aku.
jadi di part yang pertama ini aku mau share tentang cerita waktu aku hunting sidewalk, nah loh, trotoar kok di buru?. Buru disini artinya dicari, tahu gak sih kalian apa fungsi sebenarnya dari si Sidewalk alias trotoar ini? nah kita bahas dikit yaak.

Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang bersangkutan. Menurut keputusan Direktur Jenderal Bina Marga No.76/KPTS/Db/1999 tanggal 20 Desember 1999 yang dimaksud dengan trotoar adalah bagian dari jalan raya yang khusus disediakan untuk pejalan kaki yang terletak didaerah manfaat jalan, yang diberi lapisan permukaan dengan elevasi yang lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan, dan pada umumnya sejajar dengan jalur lalu lintas kendaraan.

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Trotoar

 nah pasti dari kalian ini udah pasti tahu dong kan yaa.

jadi alasan pertama aku hunting si trotoar ini sebenernya bukan di niatin berburu, kan aku masih belum punya SIM nih, jadi aku harus naik transportasi umum kalo pulang sekolah, nah pernah satu hari aku harus jalan kaki dari sekolah sampe rumah soalnya waktu itu aku pulang jam 5 sore, dan pas jam segitu angkotnya udah jarang ada, daripada nunggu sampe 'lumuten' jadi aku jalan kaki, nah pas jalan itu aku nyadar kalau selama ini setiap aku pulang sekolah jalan kaki aku pasti jalanya di pinggiran jalan bukan di trotoar, pinggiran jalanya jalan raya ituloh, ya pokoknya di pinggiran gitulah, sedangkan di jalan yang aku lewatin ada trotoarnya tapi di salah guna in gitu. Si trotoar bisa jadi tempat parkir buat sepeda motor, jadi gak bisa lewat, ada juga yang naruh barang dagangan di trotoar, jadi gak bisa buat jalan.

nah dari kejadian itu aku jadi sering banget kemana-mana jalan kaki buat nyari dimana trotoar yang masih bisa di lewati, tahu gak sih? jalan di trotoar itu nggak bikin capek loh, selama trotoar itu gaada penghalang dan si trotoar ini nggak rusak, kalau jalan dipinggiran jalan raya itu kadang kan ada lubang-lubangnya, nah itu lama-lama bisa bikin capek.

mungkin ada dari kalian yang nggak setuju, tapi mending jalan di trotoar daripada jalan di pinggiran jalan, lebih nyaman dan lebih aman, tingkat 'ke serempet' itu menurutku lebih kecil, dan tingkat kejambretan bisa lebih kecil, ya itu menurutku aja sih kalau di pikir pake logika.

mungkin salah satu penyebab orang-orang lebih suka naik kendaraan daripada jalan itu mungkin karena nggak ada jalan yang nyaman bagi pejalan kaki, itu mungkin aja sih. Salah satu teman aku bilang kalau dia itu suka jalan kaki, tapi gara-gara gak ada trotoar jadi males jalan, soalnya pinggiran jalan raya yang biasanya nggak rata itu bisa bikin capek.

nah selain itu aku pernah jalan kaki waktu pulang dari salahsatu mall yang ada di kotaku, ada 2 jalur yang bisa di tempuh, yang satu lewat perkampungan yang satunya lagi lewat jalan raya, nah aku nyobain lewat jalan raya, aku mau kepo in trotoarnya, dan hasilnya banyak banget totoar yang beralih tugas jadi tempat parkir dan tempat jualan, dan ada juga yang udah rusak.

sebenernya ada solusi dari aku nih buat yang biasanya jualan di trotoar, kan sekarang ini udah moderen banget nih ya masanya, bisa kan dagangnya lewat media sosial atau lewat website jualan jualan gitu. Ya emang sih aku nggak tahu alasan utama kenapa mereka kok sampe nekat jualan di trotoar itu apa, pastikan ada alasan dibalik sebuah perbuatan.
selain pejual di trotoar, nah para pemarkir trotar ini yang kadang bikin aku gemes, kan kalau mereka mau punya kendaraan pribadi ya seharusnya mereka juga harus mau menaati peraturan, kalau udah punya SIM seharusnya ngerti kan ya. Kalau nggak ada lahan parkir dan nggak mau cari tempat parkir ya mending gausah bawa kendaraan, jalan kaki atau naik transportasi umum aja.

ya mungkin itu aja sih yang mau aku share, sekarang tergantung kalian mau nanggepinya gimana, aku cuma mau sharing aja sama kalian.
semoga 'share part 1' ini ada yang bisa diambil pelajaranya ya, walau emang terkesan rada nggak jelas.

okee, sampai berjumpa di share share selanjutnyaa.
terimakasihhh

assalamualaikum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cahaya

Sebuah cerita dari "si paling insecure"

Mental Health