Cahaya
Entah kepan baru kali ini aku merasa tidak ada cahaya dalam hidupku.
Oh, bukan, bukan tidak ada, hanya saja aku tidak punya satu cahaya yang seperti cahaya yang kalian punya.
Aku punya cahaya yang berarti, tapi aku tak punya cahaya yang seperti kalian punya.
Cahaya yang bisa membuat kalian tersenyum, cahaya yang membuat kalian ingin menjadi seseorang yang lebih baik, dan menjaga sikap kalian untuk cahaya itu, cahaya yang menawan, cahaya yang menarik.
Sebenarnya aku mempunyai cahaya yang mirip seperti itu, cahaya itu lebih terang, lebih menawan, lebih menarik, lebih menenangkan dan bisa menjadi salah satu alasanku untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Tapi tetap saja, aku ingin punya seperti yang kalian punya.
Aku ingin punya cahaya itu, walaupun redup, setidaknya aku punya cahaya itu.
Iya, cahaya yang seperti itu, yang cukup mudah didapat dan diraih.
Kata kalian cahaya itu sangat mudah untuk didapat, walau terkadang sukar diraih.
Untuk mendapatkanya saja aku sudah hampir menyerah, apalagi untuk meraihnya dengan tanganku?
Aku sering melihat kalian bahagia dengan cahaya yang seperti itu, aku tidak menghiraukanya, aku tidak menyepelekanya.
Hanya saja terkadang aku merasa aku belum pantas untuk mendapatkan satu yang seperti itu,
Aku tidak berbeda dengan kalian, tapi aku merasa aku membedakan diri dari kalian, aku tidak menyesalinya, hanya saja aku merasa "mengapa harus sekarang aku menyadari itu." dan aku mulai bertanya "apa aku sekarang sudah pantas?."
Iya benar, aku merasa aku belum pantas,
Tapi suatu saat ketika bunga itu mekar, maka aku akan pantas dan aku akan mendapatkan sekalligus meraih cahaya yang seperti kalian miliki dengan tanganku sendiri.
Jadi, beberapa baris kalimat diatas bukan cerpen, bukan puisi.
Itu hanya sebuah kalimat yang akan dipahami oleh beberapa orang saja yang merasa dia belum pernah mendapat "Cahaya yang seperti itu". belum mendapat dan bukan kehilangan.
Jadi buat kalian yang merasa seperti diatas, dan mengerti apa maksudnya, aku punya satu hal yang harus kalian ketahui
kalian tidak perlu merasa tidak pantas, kalian lahir dengan mempunyai cahaya yang seperti itu, namun kalian belum menyadarinya, kalian akan meraih cahaya itu disaat yang tepat, jangan hanya diam, berusahalah dan berdo'a, cahaya itu bukan untuk ditunggu, tetapi di usahakan "diraih".
Setiap cahaya akan memiliki sinar yang berbeda untuk setiap mata yang memandangnya, dan setiap cahaya akan bersinar tergantung dengan cara kalian memandang cahaya itu.
salam.
SariAmalia.
Komentar
Posting Komentar